Mengapa Ngeblog ???



Di malam yang sesunyi ini, aku sendiri tiada yang menemani. 


Apa kabar sayang? 😜

Gue mau ngasih beberapa masukan, nih, ya, masuk ke dalem. Kalo keluar, ke mana ya? Lahh!!? *plak

Mengapa, sih, kita ngeblog?

Di malam ini hanya ada gue dan laptop kumal yang bertahan dari jari gue yang menekan tuts nya. Daripada binggung mau ngapain, gue mau berbagi beberapa alasan mengapa si zaman now kita masih harus ngeblog? Siapa tau jadi nambah inspirasi kamu, ya gak, buat serius lagi ngeblog.

Hah, serius?

1. Berbagi Ilmu yang Bermanfaat
Sebagai kaum terpelajar, kita, gue dan kalian, perlu ilmu. Buat jalani segala aspek  kehidupan mulai dari sekolah, kuliah, tongkrongan, dunia pekerjaan, pergosipan, atau bahkan saat ngantri di wc bioskop kita sangat bergantung dengan informasi yang di dapat dari dunia maya.

Kenapa gue bisa bilang gitu?

Hal itu kebukti dengan semakin seringnya googling dilakukan oleh banyak orang. Percaya deh, sebagian orang yang lebih milih buat googling daripada harus nanya sama manusia real yang didepannya, hal ini bisa aja terjadi karena manusia milenium ini lebih sering bilang ''cari di google aja deh gue gatau" Pernah ngalamin kan?

Nah, Sebagai seorang blogger, membagikan hal yang kita tau yang bisa aja informasi tadi penting banget bagi orang lain. Nah dengan membagi informasi, kita membagi energi positif kepada dunia. 😏


2. Lebih Abadi Ketimbang Medsos
Hayo ngaku siapa yang masih main media sosial yang motto nya 'Simple, Beautiful Sharing'?

Itu loh sosial media merah yang sempat jadi standar baku tingkat 'gaul' seseorang. Dengan fakta yang mengejutkan bahwa pengguna media sosial tersebut mayoritas berasal dari Indonesia. Nah apakah media sosial itu masih segaul dulu? Enggak kan? Itu tuh yang ngebuktikan kalo umur media sosial enggak seperti blog.

Kalo nulis di blog, sampe kapan aja masih bisa dibaca. Asalkan tidak plagiat, rasis, sara, pornografi. Nah, tulisan yang bermanfaat tersebut akan terus terbaca oleh calon pembacanya. Karena, kalian perlu ingat "setiap tulisan punya pembacanya sendiri".

Ketimbang nulis di media sosial yang eksistensinya enggak ada yang tau sampe kapan. Bener enggak, say? 😋

3. Menambah Relasi dan Rejeki
Tidak disangka, dari hobi bisa kenalan sama orang luar pulau, bahkan luar negeri, mungkin bisa dapat kekasih. Apalagi kalau bisa nambah rejeki. Tapi jangan jadikan hal-hal itu sebagai tujuan utama ye. Santai aja. 

Ditambah kalo itu blog sudah banyak orang mengunjungi, kite bisa pasang iklan sana-sini.  Tapi, jangan banyak-banyak yak 😚. Bahkan bisa dijadikan 'pekerjaan'. 

4. Hobi
Siapa yang enggak punya hobi? 

Gue punya usul nih, Coba milih hobi ngeblog, deh, mending. 

Tulisan bisa bentuk apa saja, misal pantun, puisi, cerpen atau sekedar curhatan. Hidupmu tidak menarik untuk ditulis di Blog? Yakin? Padahal bisa aja hidup yang kamu rasa biasa aja itu menjadi sangat menarik buat orang lain. Percaya deh kamu merasa hidupmu tidak menarik bukan semata karena memang tidak menarik, tapi bisa aja karena kamu sudah sering melakukannya. Beda kalau orang lain yang tidak mengalaminya secara langsung.

Tulisan itu harus penting, setidaknya buat yang nulis, tentang apa yang menjadi kegelisahan si penulis, atau segala hal yang bisa membuat kita semakin menghargai diri sendiri, gue jadi teringat wejangan ini.

"Good writing is always about things that are important to you, things that are scary to you, things that eat you up. But the writing is a way of not allowing those things to destroy you." — John Edgar Wideman.
Artinya kurang lebih
Menulis yang terbaik adalah apa yang penting untukmu, yang menakutimu, yang membangkitkanmu. Tapi jangan menulis apa yang menghancurkanmu. 
Mulailah dari hal yang paling kamu kuasai. Dan semua akan mengalir kayak pdkt yang direspon 😝

5. Isi Sendiri
Cobain, dan kamu akan rasain. Ngeblog, Yuk! Nanti kalo sudah dapat jawaban mengapa ngeblog, bisa sharing di mari. Atau sudah punya jawabannya? Ehem???

Udah dulu ya, gue mau bobo syantik dulu. He he he.

Blogger UNJ, Ngeblog Yuk!

Ngeblog, Yuk!

Hai, Hai, Halo...

Salam kenal, pertama kali gue nulis di blog baru nih. Kenalin nih gue, sebut saja admin Blogger UNJ. Kalian boleh memanggil gue apa aja, admin, mimin, momon, atau sayang.

Tapi gue sih sukanya dipanggil sayang.

Back to topic

Sebenarnya ini bukan blog baru, lebih tepat disebut sebagai pembaruan blog lama. Karena satu, dua, tiga, empat puluh lima hal, 4 Januari 2018 terjadi pembaruan kembali, lebih tepatnya penyegaran. Semoga penyegaran kali ini membawa angin segar kaya berita 'gajian bulan depan naek'. 😂

Sebelumnya, gue dan temen-temen gue menyebut perkumpulan ini ialah Kombun, Komunitas Blogger UNJ yang kece gitu dari sananya. Dibentuk di awal Juli 2014, komunitas ini begitu menarik perhatian. Kalo diitung-itung bisa lebih dari satu kelas anggotanya. Program-program komunitas berjalan dengan baik dari tahun pertama hingga tahun kedua, ada tulisan bulanan, kopi darat, pembuatan naskah buku antologi, sampai ingin bikin konferensi blogger muda tingkat nasional.

Betapa menyenangkannya dulu, kan ? Punya teman satu hobi. 👦

Namun, perlahan semua itu berubah semenjak negara api menyerang, hoho, bukan, bukan. Perlahan, orang-orang yang berada pada komunitas itu bertumbuh. Semakin meninggi kesibukannya, ada yang sudah jadi alumni, yang kerja juga banyak, atau ada yang sibuknya ngurusin skripsi mulu 😛

Ada yang ada-ada, ada pula yang gak ada-ada.

Kemudian dari pada itu, resmi amat yak 🤔 

Dinamika komunitas tidak bisa dihindari. Terjadi penurunan semangat, yang tidak bisa dicegah di tahun-tahun selanjutnya. Kurangnya pertemuan yang berakibat kurangnya rasa saling memiliki. Atau ada amanah yang lebih penting. Satu per satu anggota komunitas banyak yang hiatus, rehat nge-blog.

Lebih baik mengurusi urusan masing-masing, deh.

Oke, cukup throwback-nya. Gue mau ngajak kalian move up. Yuhu... Masa lalu memang bisa dijadikan pembelajaran. Belajar dari pengalaman. Barangkali dalam sebuah komunitas perlu ada yang namanya kejelasan. Ya, JELAS.

Komunitas Blogger tapi kok gak punya blog? 

Punya blog si, tapi kok blognya masih .blogspot? 

Kok, kagak ada yang ngisi postingannya? 

Kok, kok, gitu sih, loh kok marah, jangan gitu sayang, jangan gitu sayang, syalallalaa.

Mangkenye, tiga tahun berlalu, Kombun kini butuh penyegaran. Sempat pernah mengganti logo. Mudah-mudahan penyegaran kali ini benar-benar bisa kembali pada tujuan luhur Blogger UNJ dibentuk.

Kini hadir Blogger UNJ sebagai bentuk penyegaran dari Kombun (Komunitas Blogger UNJ). Dengan motonya, “Ngeblog, Yuk!” Karena bagi Blogger UNJ, untuk menjadi menginspirasi dan bermanfaat perlu sebuah tindakan, berikan contoh dan ajak teman-teman. Kalian mau punya teman satu hobi (nge-blog)? 

Mari bergabung di Blogger UNJ.

Selanjutnya, www.bloggerunj.com ini bisa kita gunakan bersama untuk berbagi pesan kebaikan, jadi tiap bulannya bakalan ada yang dipost yang ditulis oleh para anggotanya.

Kalian tertarik untuk mengirim artikelnya? Baca disini

Selain bisa saling berbagi ilmu yang bermanfaat, kita bisa bersahabat, dan saling mendukung.

Nah sebelumnya Blogger UNJ baru mengalami sekali perubahan logo, semoga perubahan nama, dan logo membawa segala kebaikan ke Blogger UNJ. Sebelum menutup hari ini, iseng-iseng deh perhatiin perubahan logo, dan nama Blogger UNJ.

Blogger UNJ, Ngeblok Yuk!